Cara Import File AutoCAD DXF Ke SAP2000

Dalam membuat pemodelan geometri struktur, selain kita bisa membuatnya melalui program SAP2000 itu sendiri, juga bisa dibuat melalui program yang lain. Salah satunya adalah AutoCAD

AutoCAD ? Kenapa harus AutoCAD ?

Sebagai program bantu penggambaran, AutoCAD sudah tidak diragukan lagi kehandalannya. Kemudahan dalam penggambaran dan tingkat presisi yang dihasilkan telah terbukti dan teruji pada program ini. Sehingga dengan mengkolaborasikan dua program ini yaitu AutoCAD untuk menggambar elemen struktur (structural modeling) dan SAP2000 untuk melakukan analisa struktur, merupakan sebuah langkah yang sangat tepat.  

Dalam beberapa kasus pemodelan struktur tertentu, membuat pemodelan melalui program AutoCAD bisa lebih efektif jika dibandingkan dengan membuat pemodelan melalui SAP2000. Semisal, menggambar elemen arc untuk membuat space frame.

Space Frame (S1)

Tentunya ini akan lebih cepat dibuat jika kita mengeksekusinya dengan program AutoCAD daripada harus berlama-lama bersusah payah membuatnya di SAP (bisa boring abiz…..brow!)

Nah…untuk posting kali ini saya akan ajak anda untuk membahas cara mengimport gambar AutoCAD ke program SAP2000, yang dimulai dari awal penggambaran di AutoCAD sampai proses importing ke SAP.  Siapa tahu mungkin sobat kampuz punya cara lain yang lebih cepat dari cara yang saya uraikan ini. Kita shearing aja… Oke!

Sebagai suatu contoh, kita akan menggambar portal seperti gambar dibawah ini

4

2 (Gb.1)…dari AutoCAD

3 (Gb.2)…Setelah diimport ke SAP

  

Mempersiapkan modeling struktur di AutoCAD

1. Sebelum menggambar di AutoCAD, tentukan dulu sistem unit penggambaran anda. Unit penggambaran (drawing units) bisa anda akses di menu pulldown Format > Units.

Untuk contoh kasus ini, kita menggunakan satuan millimeter. Untuk itu pada kotak insertion scale, pilih millimeter

5

2. Biar frame/elemen kita punya titik acuan nantinya ketika di import di SAP, maka ketika kita membuat gambar di AutoCAD, kita harus tentukan titik acuannya. Dan titik acuan yang paling baik menurut saya adalah titik 0,0. Untuk itu buat objek portal berikut dengan titik acuan seperti tergambar dibawah ini (Nb : cara penggambaran tidak dibahas, karena saya anggap sobat kampuz sudah bisa membuatnya)

6

3. Buat layer baru dari portal yang anda buat dengan nama layer “Frame” .

layer

4. Sekarang buat elemen Pelat dan Shearwall dengan 3D Face (lihat Gb dibawah ini). Kemudian buat layernya dan beri nama dengan “Shell

3dface

 

layer2

 

 

 

 

 

 

2

5. Jika sudah, maka gambar telah siap untuk diimport. Tekan Ctrl+S, maka akan muncul kotak dialog Save Drawing As, beri nama file dengan “Portal” kemudian di kotak Files of Type, pilih AutoCAD 2004/LT2004 DXF (*.dxf). Ini artinya file akan disimpan dalam format DXF. Klik Save

portal

6. Sekarang buka program SAP 2000. Klik  File > Import > AutoCAD.dxf_File…

import SAP

7. Maka akan muncul kotak dialog Import DXF File, Kemudian cari lokasi file Portal DXF yang telah anda simpan tadi. Pilih file tersebut, kemudian klik Open

kotak import

8. Di kotak Import Information, pilih direction Z pada frame Global Up Direction, dan Kgf.mm pada frame Units (Nb : tidak harus Kgf.mm, anda boleh pilih Ton.mm, N.mm atau yang lainya, asalkan yang penting satuan panjangnya adalah mm). Klik OK

import information

9. Akan muncul kotak dialog DXF Information. Pilih Frame pada kotak Frame, dan Shell pada kotak Shell. Klik OK

dxf information

10.Jika sudah maka dilayar SAP anda sekarang telah terimport gambar portal yang sudah kita buat sebelumnya di AutoCAD.

– Jika seandainya gambar belum keluar. Klik tombol 3-D (Set Default 3D View) pada menu toolbar SAP anda

3d view

3d portal

11. Sekarang tekan Ctrl+E pada keyboard. Kemudian pada Frame General, ceklist/pilih Extrude view dan Fill Objects. Sehingga gambar akan tampak dalam modus 3D (warna dan ketebalannya ditampilkan)

3

Catatan :

1. Anda lihat sekarang. Titik acuan yang sudah kita tentukan posisinya di AutoCAD. Ditampilkan dengan posisi yang sama pada SAP

2. Type element yang kita buat di AutoCAD dan disimpan dalam bentuk DXF. Akan dikenali dan didefinisikan oleh SAP sebagai berikut :

dxf element

Jadi ketika anda sebelumnya membuat sebuah element dengan menggunakan perintah lines pada AutoCAD, maka SAP menerjemahkan menjadi Frame, begitu juga dengan 3D faces, maka SAP akan menerjemahkannya menjadi Shell (element pelat)

Sekian! dan semoga bermanfaat!…..

 

 

 

Cara Memutar Frame Pada SAP2000

Katakanlah saya mempunyai model 3D frame, seperti dibawah ini.

A1   A2

Sekarang lihat kolom yang saya lingkari pakai warna putih pada gambar diatas.

Ukuran Kolom diatas adalah 15/40

Untuk menyesuaikan dengan bentuk denah dan pertimbangan tertentu dari segi arsitektural, maka kolom as 1-C dan as 1-D (yang saya lingkari pakai warna putih pada gambar diatas) harus diubah arah hadapnya.

A3

Nah…untuk kebutuhan analisa struktur (SAP), tentunya kolom tersebut harus diputar dong arah hadapnya, supaya dapat diketahui apakah dengan memutar arah hadap kolom tersebut nantinya malah membuat struktur kolom di lantai 1 tidak stabil dan membuat desain tulangan menjadi boros ataukah malah sebaliknya?

Caranya seperti ini

1. Pilih frame yang dimaksud (dalam hal ini frame kolom LT 1 dan LT 2). Frame yang terpilih atau terseleksi ditandai dengan munculnya garis putus-putus di frame tersebut.

A4

2. Dari menu pulldown, klik Assign > Frame > Local Axes

A5

3. Maka akan keluar kotak dialog “Frame Local Axis”. Pada kotak Angle in Degrees isi dengan nilai 90. Yang artinya frame akan diputar terhadap sumbu lokalnya sejauh 90 derajat. Kemudian klik OK

A6

Sekarang anda lihat. Kolom sudah berubah arah hadapnya (diputar 900)

A7 A8

Lihat perubahannya :

Sebelum diputar             Sesudah diputar

b3

b1

          Sebelum diputar                  Sesudah diputar

b4

b2

Semoga bermanfaat!…….